Hanya sebuah benda kecil yang terjatuh dari atap sana
hanya selembar lukisan seniman gagal yang sobek terkena air
ini hanya tangisan anak kecil yang dirampas mainannya
ini bukan apa-apa ...
tentang sebuah impian yang hanyut oleh pusaran kekuasaan
tentang seuntai harapan yang diporak-porandakan kenikmatan
tentang secuil kesenangan yang hilang ditelan arus kewibawaan
hanya itu ...
terlalu terjal memang
terlalu berliku
sempit dan berlubang
tapi inilah jalan kita
ini yang mereka ajarkan dari dulu
cerita ini yang sering mereka bacakan sebelum kita terlelap
menjadi pelanjut tradisi
penebar ketakutan dan menghantui Para Penjilat-Penjilat itu
akhhh sebuah semangat hidup yang ironis
aku tidak akan heran
kalau saja makamku tidak ditaburi bunga
hanya disirami air mata kemunafikan
hanya ditemani Malaikat Maut yang sibuk menghitung
"maka merugilah Mereka yang menyesali kepergian seorang Pecundang"
tentang impian yang kosong
tentang harapan yang semu
tentang kesenangan yang hilang
maka belajarlah melihat
biarkan kerasnya hidup yang mengajarimu
tentang berjalan
tentang berlari
tentang semua yang ingin kau ketahui ...
TabE_alim malkab
Makassar-
26 September 2007-26 September 2009
Jumat, 04 Maret 2011
Selasa, 01 Maret 2011
Tanpa Judul
Aktualisasi wacana ke Aksi memang bukan hal yg mudah dalam pertarungan hidup.
spirit inofasi mesti terukir dalam dan tajam demi sebuah dialektika proses kematangan.
kapan dan dimana akan meledaknya ?
mungkin tergantung gmana melakukan eksplorasi,internalisasi dan implementasi atas pengalaman yang pernah dilalui dalam mengelaborasi setiap fakta.
nikam dari belakang,penjilatan,penghianatan dan setiap tindakan yang berujung kapada sebuah "demoralisasi" sudah terlalu usang untuk diperdebatkan benar salahnya.
semua akan mentok kepada kemerdekaan hidup dalam menciptakan konfigurasi kepentingan.
"sebuah fenomenologi yang memuakkan"
gimana menghindarinya ?
ruang dan waktu Anda yang mungkin menjawabnya.
_maka mati lebih berarti dari pada hidup namun akal dan jiwa terpenjara_
"semuanya hanya proses Dinda",kata salah seorang Senior.
AHHHHHH.........sampai kapan.
spirit inofasi mesti terukir dalam dan tajam demi sebuah dialektika proses kematangan.
kapan dan dimana akan meledaknya ?
mungkin tergantung gmana melakukan eksplorasi,internalisasi dan implementasi atas pengalaman yang pernah dilalui dalam mengelaborasi setiap fakta.
nikam dari belakang,penjilatan,penghianatan dan setiap tindakan yang berujung kapada sebuah "demoralisasi" sudah terlalu usang untuk diperdebatkan benar salahnya.
semua akan mentok kepada kemerdekaan hidup dalam menciptakan konfigurasi kepentingan.
"sebuah fenomenologi yang memuakkan"
gimana menghindarinya ?
ruang dan waktu Anda yang mungkin menjawabnya.
_maka mati lebih berarti dari pada hidup namun akal dan jiwa terpenjara_
"semuanya hanya proses Dinda",kata salah seorang Senior.
AHHHHHH.........sampai kapan.
Langganan:
Komentar (Atom)



